MANUSIA DAPAT DIHANCURKAN, MANUSIA DAPAT DIMATIKAN, TETAPI MANUSIA TIDAK DAPAT DIKALAHKAN SELAMA MASIH SETIA PADA HATINYA SENDIRI

Jumat, 24 Juli 2015

SH Terate Dalam Pandangan Agama

Setelah saya sedikit ada perdebatan dengan seorang rekan kerja mengenai ajaran SH Terate beberapa bulan yang lalu baru hari ini saya bisa mengungkapkan uneg-uneg saya. Mungkin hal ini pernah terlintas dalam hati kita, apakah SH TERATEmenyimpang dari ajaran Agama?
tentu kita akan dikejar rasa ingin tahu dan penasaran. Kalau kita menggali lebih jauh dan mendalam tentang SH TERATE, tujuan yang hakiki adalah untuk mengabdi kepada Sang Kholik (Pencipta alam semesta). Kita sebagai orang SH Terate tentu mempunyai rasa iman (percaya) tentang adanya Tuhan. Dalam ajaran SH Terate yang paling utama adalah mengakui adanya Tuhan. Pada dasarnya
setiap hati manusia mengakui hal itu entah di yakini atau tidak.
SH Terate mengajarkan untuk setia pada hati sang sanubari (hati yang paling dalam), karena sang sanubari selalu akan menunjukkan kebenaran serta jalan yang lurus bagi pemiliknya. Oleh karena itu SH Terate salah satu jalan untuk menuju ketaqwaan kepada Sang pencipta. Ini merupakan hubungan manusia dengan Tuhan, yang di ajarkan setiab Agama. Agama mengajarkan tentang ke-Esaan Tuhan, untuk menjadikan manusia bertaqwa kepadaNya.
SH Terate mengajarkan hubungan manusia dengan manusia, yang di utamakan adalah persaudaraan. Manusia sebagai mahkluk sosial yang selalu membutuhkan orang lain. Kita terkadang merasa bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain, dan itu adalah presepsi yang salah. Dalam kehidupan ini manusia cenderung memikirkan diri sendiri (egois). SH mengajarkan agar kita saling kasih-mengkasihi diantara kita. Hal ini sesuai dengan ajaran Agama sebagai umat manusia kita harus saling mengkasihi sesama mahkluk ciptaan Tuhan. Manusia merupakan mahkluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Apakah kita mampu untuk menjaga kesempurnaan itu??
Yang membedakan manusia dengan mahkluk Tuhan lainnya adalah keimanan dan ketaqwaannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar